Dokter Ini Mengaku Salah karena Merawat Novanto
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Dokter RS Medika Permata Hijau, Bimanesh Sutardjo, mengaku tidak berniat sama sekali menghalang-halangi KPK yang melakukan penangkapan Setya Novanto.
Ia menegaskan bahwa dirinya hanya berniat mengobati seorang pasien. Karena, pengakuan pengacara Novanto, Fredrich Yunadi, tak ada uang yang diberikan kepadanya.
"Hal ini membuktikan saya tidak mempunyai motif apapun selain menolong orang yang sakit," kata Bimanesh membacakan nota pembelaannya atau pledoi di pengadilan negeri tindak pidana korupsi, Jakarta, Jumat (6/7/2018).
Ia pun mengaku menyesal karena telah menuruti permintaan dari kuasa hukum Fredrich Yunadi untuk merawat Setya Novanto.
Padahal, seharusnya ia bisa menolak permintaan itu seperti dokter lainnya.
"Saya merasa bersalah, tidak cermat. Seharusnya permintaan itu saya tolak," tambah dia.
"Saya merasa bersalah merawat Setya Novanto dalam keadaan tidak lazim. Didorong oleh ajudan secara tergesa-gesa," ujar Bimanesh
Lebih jauh, Bimanesh pun meminta maaf kepada negara khususnya kepada para pasiennya.
Sebab, karena perbuatannya dan proses hukum yang ia jalani membuat dirinya tak bisa lagi mengobati pasiennya.
"Perkenankan saya dengan segala kerendahan hati memohon maaf dan menyesali kesalahan saya kepada negara, masyarakat pada umumnya, pasien gagal ginjal dan hemodialisis serta keluarga saya," kata Bimanesh.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
