Divestasi Freeport Bakal Jadi Masalah Dikemudian Hari, Kenapa?

Nailin In Saroh

Nailin In Saroh

Jakarta

13 Juli 2018 13:50 WIB
Nasional | Rilis ID
Aksi meminta penutupan Freeport. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
Rilis ID
Aksi meminta penutupan Freeport. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

"Makanya enggak usah gembar gembor dan gagah-gagah divestasi 51 persen. Jujur ajalah. Kalau saya terus terang kejujuran itu jauh lebih penting daripada ntar jadi masalah. Karena tidak transparan siapa-siapa yang punya uang itu. Jangan-jangan kita disuruh beli sama yang punya tambang juga," terang Fahri.

"Ternyata uang freeport juga atau afiliasi Freeport. Ternyata ada konglomerasi tambang juga yang mengendalikan freeport karena enggak mau kehilangan kendali. Jadi yaudah lah transparan, ungkapkan ke publik, ini loh skemanya dan rakyat harus tau ini uang sama. Jadi gagah-gagahan ini siapa?" tambah Politisi PKS ini menegaskan.

Pemerintah melalui Kementerian Keuangan kemarin sore menggelar acara penandatanganan Head of Agreement (HoA) dengan PT Freeport Indonesia (PTFI) dalam rangka pengambilalihan saham. Acara penandatanganan ini menjadi tanda bahwa telah tercapai proses pengambilalihan saham Freeport Indonesia hingga 51 persen.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin dan CEO Freeport Mcmoran Ricard Adkerson.

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Elvi R
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya