Diskes Sebut Dana Pendampingan Penderita Serviks dari Bupati Dendi Cuma Rp 1 Juta
Darmansyah Kiki
Pesawaran
RILISID, Pesawaran — Seorang penderita kanker serviks di Kabupaten Pesawaran, Jumirah (57), harus menelan kekecewaan.
Berharap bantuan biaya pengobatan dari dana pendampingan yang dijanjikan Bupati Dendi Ramadhona, namun tak sepenuhnya terealisasi.
Ayu Cahyani (19), sang anak menuturkan, usai ibunya menjalani 35 kali scan di RSUD Abdul Moeloek dan tinggal hampir selama dua bulan, pun membawa berkas ke Dinas Kesehatan (Diskes) setempat.
Namun ia harus menelan kekecewaan, sebab bantuan itu ternyata sudah diberikan melalui tangan bupati.
“Kata Pak Hipni untuk apa dateng, kata aku mau ngurus dana pendamping. Kata Pak Hipni, kemaren dapetnya berapa dari bupati? Kata ku 2 juta. Itu uangnya udah yang dari bupati, harusnya cuma 1 juta," ujar Ayu menirukan jawaban Hipni, Kasi Rujukan Diskes Pesawaran, Senin (31/8/2020).
Lalu lanjut Ayu, berkasnya diminta ditinggal saja, dan diriya disuruh tanda tangan.
“Katanya udah gak dapet lagi karena yang dikasih itu yang dari Pak Bupati," kata Ayu, anak ketiga Jumirah.
Ayu mengaku, Bupati Dendi berjanji akan membantu pengobatan saat menjenguk ibunya itu.
"Bapak Bupati Bilang kali ke Jakarta nanti dapat Bantuan 10 juta, kalo di Lampung 5 juta. Ibu di-scan 35 kali, kami tinggal di rumah singgah hampir 2 bulan, sehari nya 10 ribu satu orang, aku berdua ibu aja di rumah singgah," paparnya.
Jumirah juga sangat berharap bantuan yang dijanjikan bupati Bisa terealisasi, karena hingga saat ini dirinya masih menjalani checkup sebulan 2 kali.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
