Diskes Metro Buang Badan Terkait Bilik Sterilisasi Hanya Pajangan
Anonymous
Metro
RILISID, Metro — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Metro buang badan terkait keluh kesah masyarakat dikarenakan bilik sterilisasi di gerbang masuk Metro hanya menjadi pajangan.
“Bilik sterilisasi tidak ada masalah. Dan nanti akan dievaluasi Pak Sekda," kilah Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Metro, Erla Adriyanti, Rabu (15/4/2020).
Hal senada juga dikatakan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinkes Kota Metro, Eko Siswanto, dirinya tidak mengetahui secara pasti pengadaan serta mekanisme pelaksanaan fungsi bilik sterilisasi yang ditempatkan di tiga titik perbatasan kota setempat.
"Saya cuma keroco mumet, nanti sama Pal Sekda saja soal seperti itu," elaknya.
Anehnya, Eko mengaku tidak mengetahui pengelolaan anggaran serta pelaksanaan pengadaan barang dan jasa berupa bilik sterilisasi serta kelengkapannya tersebut.
"Saya tidak tahu, malahan saya bersyukur sekali tidak ada urusan sama dana apa saja dari pemerintah. Apalagi kepala dinas tidak suka dengan keberadaan saya," cetusnya.
Sekda Kota Metro, Nasir mengaku sudah melakukan koordinasi dengan kepala dinas kesehatan setempat guna memaksimalkan fungsi bilik sterilisasi yang ada.
"Saya sudah kumpulkan, sudah saya tegur terkait persoalan bilik sterilisasi supaya lebih dioptimalnya. Mungkin tim lelah juga, maklum lah kita fokus sekali untuk pencegahan," ujar Nasir.
Menurutnya, penyemprotan cairan desinfektan hanya dilakukan pada kendaraan bernomor plat luar daerah.
"Sebenarnya tidak harus semua kendaraan dilakukan penyemprotan, hanya bus dan mobil dari luar daerah yang masuk metro yang harus di sterilkan," imbuhnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
