Disangka Dapat Ikan Besar, Seorang Nelayan di Tanggamus Justru Diterkam Buaya

Adi Yulyandi

Adi Yulyandi

Tanggamus

23 November 2020 23:45 WIB
Daerah | Rilis ID
Buaya masih banyak berkeliaran di Pantai Saumil, Wonosobo, Tanggamus. FOTO: IST
Rilis ID
Buaya masih banyak berkeliaran di Pantai Saumil, Wonosobo, Tanggamus. FOTO: IST

RILISID, Tanggamus — Seorang nelayan bernama Parwito (41) alias Gopar nyaris tewas diterkam buaya saat mencari ikan di Pantai Saumil, Wonosobo, Tanggamus pada Senin (23/11/2020) pagi.

Parwito bersama tiga rekannya sedang mencari udang rebon untuk dijual. Tak lama berselang, seekor buaya dengan panjang sekitar 3 meter menerkam kaki kanannya.

"Waktu digigit saya berontak, kaki saya tarik. Kalau enggak bisa-bisa kaki saya patah dipelintir buaya," kata warga Pekon Karanganyar itu.

Beruntung, ia berhasil lepas dari terkaman buaya dan sempat berlari ke tepi pantai hingga akhirnya pingsan karena mengalami lima luka robek di kaki kanannya.

"Setelah terlepas saya lari ke darat. Kata teman saya sempat pingsan dan dibawa ke puskesmas," ujarnya.

Salah seorang rekan korban bernama Bundar (60) mengatakan Parwito tidak menyangka jika sesuatu yang mendekati jaringnya adalah buaya.

"Saat itu sedang mencari udang rebon sebagai usaha untuk nafkah keluarga. Dikiranya dapat ikan besar, ternyata malah buaya hingga menggigit kakinya," kata Bundar.

Ia mengharapkan pemerintah segera menangkap buaya di Pantai Saumil yang sudah menerkam tujuh orang.

"Kami sudah tahu ada buaya, lah di sini usahanya, sawah ladangnya. Kami kira sudah pergi, enggak tahunya datang lagi. Kami minta buaya itu ditangkap, sehingga kami tidak takut melaut lagi," harapnya.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya