Diperiksa KPK, Politisi Demokrat Dikonfirmasi Aliran Dana ke Marzuki Alie
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Politisi Demokrat Mulyadi mengaku dikonfirmasi soal aliran dana e-KTP yang pernah diterima oleh mantan Ketua DPR, Marzuki Alie. Hal ini ia sampaikan usai menjalani pemeriksaan di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Iya ditanya saja apa pernah mendengar Pak Marzuki terima uang pernah enggak pak? Enggak. Yang terkait e-KTP? Jangankan soal itu terima uang kita nggak pernah dengar," katanya menirukan pertanyaan penyidik, Jakarta, Selasa (3/7/2018).
Lebih jauh, Mulyadi berujar tak banyak yang ia ketahui tentang peran Marzuki Alie yang kala itu menjadi Ketua DPR dari partai Demokrat. Menurutnya, selama ia berada di DPR tak pernah mendengar hal apapun terkait aliran dana ke Marzuki Alie dan Demokrat.
"Nggak ada. Makanya saya bingung apa hubungannya dengan Mulyadi," paparnya.
Ia memang merasa heran dengan pemanggilannya oleh KPK. Sebab dirinya tak pernah duduk di Komisi II DPR dan Badan Anggaran. Bahkan tak pernah memiliki jabatan penting di fraksi Demokrat.
"Saya juga sebetulnya sebelum datang juga bingung. Karena saya tidak pernah di komisi II. Tidak pernah di Banggar. Bukan Ketua fmFraksi dan Ketua Partai. Saya bilang tidak pernah dengar karena saya selama periode di DPR yang lalu itu saya di komisi V bidang infrastruktur," tuturnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
