Dhani Mau Panggil Mel Gibson Jadi Sutradara Film G30S Versi Baru
Budi Prasetyo
Surabaya
RILISID, Surabaya — Musisi nasional yang juga kader Gerindra, Ahmad Dhani, mengaku khawatir jika nantinya ideologi Nasionalis Agama dan Komunis (Nasakom) bangkit lagi di Indonesia.
"Yang kita takutkan bukan bangkitnya PKI tetapi yang kita takutkan adalah ideologi nasakom," katanya saat pemutaran film G30S/PKI di Gedung astranawa Surabaya pada Minggu, 30 September kemarin malam.
Dhani masih ingat tentang ideologi nasakom yang sempat diterapkan di Indonesia pada tahun 1955.
"Dari nasionalis PNI, dari Komunis PKI dan dari agama adalah NU. Buat saya tinggal menunggu keberanian mencabut tap MPRS," tambahnya.
Terkait pemutaran film G30S/PKI, Dhani mengaku akan merubahnya versi milenial jika nanti Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang.
"Kalau nanti Gerindra menang saya perlu membikin film versi baru milenial. Mungkin aidit tidak merokok di filmnya. Kalau perlu kita panggil Mel Gibson untuk menjadi sutradara kenapa tidak," katanya.
Dhani mengatakan, ajaran khilafah tidak mungkin ada di Indonesia, karena pasti akan ditolak. Gerindra pun kata Dhani, tegas sudah pasti menolak ajaran khilafah.
"Kalau Khilafah itu mimpi karena pasti tidak ada yang mendukung. Gerindra pun tidak akan mendukung Khilafah," jelasnya.
Sementara itu, menanggapi pernyataan Dhani, Ketua harian DPD Golkar Jawa Timur Freddy Poernomo mengatakan, ideologi Nasakom tidak akan mungkin diterapkan di Indonesia.
Pemerintah tidak akan berani untuk mencabut tap MPRS nomor 25 tahun 1966 yang melarang paham tersebut.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
