Bom Jenis Mortir Ditemukan di Sentani, Papua

Default Avatar

Anonymous

Jayapura

7 Juli 2018 14:00 WIB
Daerah | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILISID, Jayapura — Seorang warga Kampung Komba Yobeh Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, menemukan bom sejenis mortir.

Menurut Kapolres Jayapura, AKBP Victor D. Mackbon, penemuan bom sejenis mortir itu dilaporkan seorang warga di Kampung Komba Yobeh Sentani ke polisi pada Jumat (6/7/2018) kemarin.

Victor menjelaskan, awalnya nggota Polsek Kawasan Bandar Udara Sentani Brigpol Arobi Umar selaku Bhabinkamtibmas Kampung Yobeh mendapat laporan dari La Kamarudin, salah seorang warga yang juga merupakan ketua RT di Kampung Komba, bahwa telah ditemukan bom jenis mortir di belakang rumahnya.

"Setelah mendapat laporan, Kanit Binmas Bripka Melkias Rumbruren dan Brigpol Arobi Umar menuju TKP," katanya di Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (7/7/2018).

Setiba di TKP bersama Anggota Babinsa Serda Agus Saing kemudian melihat barang bukti guna memastikan hal tersebut dan benar yang ditemukan warga merupakan bom jenis mortir, sehingga anggota menghubungi tim Identifikasi dari Polres Jayapura guna mengamankan bom tersebut.

"Setelah mendapat informasi, anggota tim identifikasi dipimpin Kanit Identifikasi Bripka Daniel Ohee tiba di TKP untuk mengamankan mortir," katanya.

Victor melanjutkan, setelah melihat dan mengidentifikasi mortir tersebut kemudian tim membawa dan mengamankannya ke Mapolres Jayapura.

Dia mengatakan, dari keterangan yang diperoleh dari La Kamarudin bahwa masih ada bahan peledak lain yang menurutnya barang peninggalan yang mana hingga kini lokasi atau titik belum diketahui.

"Ini menjadi tanggung jawab kami untuk dapat menemukannya kembali karena dapat membahayakan warga sekitar," tambah dia.
 

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya