Bicara soal Korupsi, Arinal Pilih Pencegahan Ketimbang Penindakan

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

13 Februari 2020 18:04 WIB
Pemerintahan | Rilis ID
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima cenderamata dari Rektor Unila Karomani yang disaksikan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Rektorat Unila, Kamis (13/2/2020). FOTO: IST
Rilis ID
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menerima cenderamata dari Rektor Unila Karomani yang disaksikan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Rektorat Unila, Kamis (13/2/2020). FOTO: IST

Pemerintah Kota Bandarlampung mencapai progres paIing tinggi sebesar 90 persen. Diikuti Pemerintah Kabupaten Tulangbawang 87 persen dan Pringsewu 84 persen.

Arinal berharap pemerintah kabupaten/kota dapat mengoptimalkan kerja sama dengan Tim Korsupgah KPK guna optimalisasi koordinasi, supervisi dan pencegahan korupsi secara terintegrasi.

"Tidak ada kata terlambat, mari kita bersama-sama membangun Lampung berjaya dengan menghindarkan dan cegah korupsi," tandasnya.

Sementara Rektor Unila Karomani mengatakan perguruan tinggi mempunyai andil besar dalam pemberantasan korupsi.

Menurutnya, skema kerja sama antara perguruan tinggi dan KPK harus terus dikembangkan dan dikuatkan.

"Selain mempunyai sumber daya dosen dan ilmuan yang banyak melakukan kajian dan kegiatan anti-korupsi, juga karena perguruan tinggi memiliki ribuan mahasiswa. Mereka mempunyai paradigma anti-korupsi," ujarnya. (*)

Menampilkan halaman 2 dari 2
Prev

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Segan Simanjuntak
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya