Bicara Reformasi Birokrasi, Fadli Zon Singgung BPIP
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Mundurnya Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudi Latif, menjadi awal evaluasi pemerintah terhadap lembaga-lembaga baru yang dianggap tak perlu.
Menurut Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, bila sebuah badan/lembaga tugas dan fungsinya bisa dikerjakan lembaga lainnya, tidak perlulah dibentuk instansi baru.
“Apalagi ini terkait Pancasila,” kata Fadli.
Pembentukan BPIP, imbuh Waketum Gerindra itu, adalah alat politik. Sehingga, dengan mudah menginterprestasikan sebuah kejadian apakah Pancasila atau tidak Pancasila.
“Saya kira di MPR sudah ada program terkait empat pilar ini. Anggota DPR RI yang mewakili rakyat kan melakukan sosialisasi, jadi memang harus buttom up bukan top down," ujarnya.
"Jadi, Pancasila ini diimplementasikan top down terjadi kesalahan, kalau di atasnya salah bawahnya juga salah,” kata Fadli.
Sebelumnya, Fadli juga mengapresiasi mundurnya Yudi Latif sebagai Kepala BPIP. Ia menilai, keberadaan BPIP perlu dievaluasi. Apalagi semangat ini untuk melakukan reformasi birokrasi.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
