Bertemu Dewan Masjid Indonesia, Muhammadiyah bahas Isu Keumatan

Elvi R

Elvi R

Jakarta

5 Juli 2018 15:13 WIB
Nasional | Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supartman
Rilis ID
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supartman

RILISID, Jakarta — Muhammadiyah dan Dewan Masjid Indonesia membahas persoalan keumatan, termasuk isu masjid, di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (5/7/2018).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, Muhammadiyah dan DMI satu tujuan untuk menjadikan masjid selain tempat ibadah menjadi pusat institusi ekonomi, pendidikan dan pemberdayaan umat.

Menurutnya, dengan merevitalisasi masjid sebagai pusat kegiatan umat yang mensejahterakan maka masjid bisa turut menekan kesenjangan sosial.

Dengan sendirinya, kata Haedar, dengan masjid yang dapat menekan kesenjangan maka problem masyarakat umum dan bangsa akan ikut teratasi.

"Jika seperti itu, masjid juga dapat menekan embrio terorisme dan radikalisme," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Wakil Ketua Umum DMI Syafruddin mengatakan, pihaknya terus berupaya mengoptimalkan masjid selain untuk beribadah agar bisa memberdayakan masyarakat.

Dalam upaya itu, sebut dia perlu kontribusi dari berbagai pihak termasuk lewat kemitraan dengan Muhammadiyah.

"Kami mengurusi masjid di Indonesia yang jumlahnya 800 ribu tentu perlu kontribusi Muhammadiyah. Muhammdiyah adalah salah satu yang menciptakan SDM untuk mengisi dan memakmurkan masjid itu sendiri," jelas dia.

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya