Belum Ada Alkes, Faskes di Way Khilau Belum Beroperasi
Darmansyah Kiki
Pesawaran
RILISID, Pesawaran — Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona meminta seluruh tenaga medis dapat memaksimalkan penanggulangan Covid-19.
”Hari ini sektor kesehatan cukup terganggu karena Covid-19. Ini juga terjadi di seluruh dunia,” ungkap Dendi saat meresmikan Klinik Berlian Husada sekaligus Penandatanganan Prasasti di Desa Tanjung Kerta, Way Khilau, Rabu (2/8/2020).
Atas dasar itulah, perlu menambah fasilitas-fasilitas kesehatan (faskes) di tengah-tengah masyarakat.
Apalagi Pesawaran merupakan daerah penyangga ibu kota Provinsi Lampung. Tentu, menjadi pilihan masyarakat dari luar daerah untuk bertempat tinggal.
”Penambahan jumlah penduduk, perlu diimbangi dengan keberadaan sejumlah fasilitas pelayanan masyarakat, seperti faskes," paparnya.
Menurut dia, khusus Kecamatan Way Khilau baru ada Puskesmas Gunung Sari dan Kota Jawa. Namun belum beroperasional karena alat kesehatan (alkes) belum dikirim dari pusat.
”Perlu diketahui, untuk bangunan memang pemkab yang siapkan. Tapi untuk alkes merupakan kewenangan pusat. Ditambah pandemi jadi sedikit terhambat," terangnya.
Dendi karenanya juga berharap keterlibatan pihak swasta untuk berpartisipasi dalam penyediaan pelayanan kesehatan.
”Saya juga minta Dinas Kesehatan untuk semua faskes yang ada agar bisa saling terintegrasi sehingga bisa menjadi garda terdepan dalam penanganan kesehatan di masyarakat," pungkasnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
