Beli 20 Ribu Sembako Senilai Rp300 Ribu, Pemkab Mesuji Habiskan Rp6,3 Miliar
Juan Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji menghabiskan anggaran sebesar Rp6,3 miliar untuk membeli 20 ribu paket sembako.
Pengadaan 20 ribu paket sembako yang melibatkan pihak ketiga ini tidak melalui mekanisme lelang, melainkan penunjukan langsung.
Kepala Dinas Sosial Mesuji Gunarso mengungkapkan pengadaan paket sembako dilakukan oleh CV Mesuji Pribumi.
“Ya, karena kondisi seperti ini, darurat, kita penunjukan langsung pihak ketiganya, sesuai dengan pedoman SE LKPP 03/2020 tentang pengadaan barang jasa dalam rangka penanganan Covid-19,” katanya, Kamis (21/5/2020).
Diketahui, Ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menerbitkan surat edaran (SE) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penjelasan atas Pelaksanaan Barang/Jasa Dalam Rangka Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Di bagian E poin 3.a SE LKPP menyebutkan bahwa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menunjuk penyedia yang sudah pernah menyediakan barang sejenis pada instansi pemerintah atau sebagai penyedia yang memiliki katalog elektronik (e-katalog).
Selain itu, penyedia barang/jasa wajib menyediakan bukti kewajaran harga barang.
Disinggung terkait hal itu, Gunarso memastikan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi terhadap CV Mesuji Pribumi.
“Itu hasil verifikasi kita, (CV Mesuji Pribumi) perusahaan itu yang paling layak menjadi penyedia barangnya,” klaimnya.
Gunarso pun mengajak semua pihak untuk mengawasi penyaluran 20 ribu paket sembako yang dilakukan dua tahap itu agar tepat sasaran.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
