Belasan Gajah Ngamuk di Tanggamus, Satu Warga Tewas
Anonymous
Tanggamus
RILISID, Tanggamus — Belasan ekor gajah sumatera mengamuk dan merusak rumah warga di Talang Marno Blok 6 Hutan Register 39, Kotaagung Utara, Bandar Negeri Semoung, Tanggamus, Selasa (3/7/2018) dini hari sekira pukul 03.30 WIB.
Akibat kejadian itu, seorang warga bernama Surip (72) meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. Rumahnya pun dirusak kawanan gajah liar tersebut.
Kepala Unit Polisi Kehutanan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu Seksi Wilayah 3 Lampung, Karit, membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, telah terjadi musibah pengerusakan rumah milik Surip yang dilakukan oleh 12 ekor gajah yang mengakibatkan Surip meninggal dunia,” katanya ketika dikonfirmasi rilislampung.id, Selasa (3/7/2018).
Meski begitu, Karit mengaku belasan gajah liar itu berhasil diusir tim BKSDA Bengkulu Seksi Wilayah 3 Lampung dari pemukiman warga.
“Saat ini ke-12 gajah sudah digiring kembali ke Hutan Register 39, karena gajah-gajah tersebut berasal dari sana,” ujarnya.
Menurut Karit, kawanan gajah mengamuk dan merusak rumah warga sudah acapkali terjadi. Hal ini karena tidak adanya pagar pembatas antara hutan dengan pemukiman warga. “Ditambah kurangnya personel dalam melakukan pengamanan terhadap gajah-gajah di sana,” tuturnya.
BKSDA telah meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk segera membangun pagar di sekeliling wilayah Hutan Register 39.
“Karena solusinya (Membangun pagar) hanya itu. Agar gajah-gajah yang berada di kawasan tersebut tidak mengamuk lagi di pemukiman warga,” pungkasnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
