Bali Tetap Kondusif, Menpar: Silakan Berwisata

Zulhamdi Yahmin

Zulhamdi Yahmin

Jakarta

3 Juli 2018 14:35 WIB
Nasional | Rilis ID
Bali. ILUSTRASI: Istimewa
Rilis ID
Bali. ILUSTRASI: Istimewa

RILISID, Jakarta — Menteri Pariwisata Arief Yahya menegaskan, Pulau Bali masih tetap aman untuk dikunjungi para wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) meskipun Gunung Agung kembali erupsi pagi tadi pukul 09:28 WITA, Selasa (3/7/2018). 

Untuk itu, Menpar Arief mengajak kepada seluruh wisman dan wisnus tidak tidak ragu-ragu untuk datang dan berwisata ke Pulau Dewata tersebut. 

"Silakan ke Bali, suasana Bali oke. Teman-teman netizen juga silakan memposting suasana terkini di Bali. Silakan capture di Kuta, Nusa Dua, Seminyak, Sanur, Ubud, Uluwatu, Nusa Penida, Tanah Lot, dan spot destinasi lain yang tetap ramai dan asik," kata Menpar Arief Yahya melalui siaran persnya kepada rilis.id

Sebelumnya, aktivitas Gunung Agung, Bali, memang kembali mengalami erupsi. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 24 milimeter dan durasi ± 3 menit 38 detik. Status Gunung Agung saat ini masih di Level III (Siaga).

"Saya memperoleh laporan dari tim Crisis Center, Bali Tourism Hospitality, dan sampai sekarang suasananya kondusif," tegas Arief. 

Suasana seperti ini, ungkap Menpar Arief, sebagai yang biasa dan pernah terjadi. Erupsi pertama, 27 September 2017 lalu juga sempat membuat heboh, namun suasana di Bali sendiri masih kondusif aman. 

"Situasi on-off seperti ini memang kadang menyulitkan. Tetapi ya beginilah nature dan culture-nya Gunung Agung, seperti Bali ini. Tidak ada yang bisa memprediksi dengan tepat dan pasti, kapan akan terjadi erupsi," ungkapnya. 

Meski begitu, Menpar Arief tetap mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi rekomendasi yang sudah diumumkan. Misalnya, mereka yang bermukim di sekitar Gunung Agung, para pendaki dan wisatawan agar tidak melakukan aktivitas di zona radius 4 kilometer dari puncak kawah. 

Selain itu, masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung juga perlu berjaga dan waspada. Lokasi atau kawasan berbahaya itu lokasinya jauh dari destinasi-destinasi di Bali seperti Kuta, Sanur, Nusa Dua, Nusa Penida, Tanah Lot, Uluwatu, dan sebagainya. 

Dia menjelaskan, yang paling terganggu dengan erupsi Gunung Agung itu adalah maskapai penerbangan. Karena, menurutnya, sebaran debu vulkanik itu naik ke udara dan berpotensi mengganggu pesawat.

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: Elvi R
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya