BMKG Nyatakan Peringatan Tsunami Akibat Gempa Lombok Telah Berakhir
Anonymous
Lombok
RILISID, Lombok — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat menyatakan peringatan tsunami akibat gempa bumi 7,0 Skala Richter di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat telah berakhir.
Humas BMKG di Jakarta, mengatakan, peringatan dini tsunami tersebut berakhir pada pukul 20.25 WIB.
Diketahui sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami pascagempa bumi 7,0 SR yang mengguncang Lombok, NTB pada Minggu, pukul 18.46 WIB.
Akibat gempa, BMKG mendeteksi adanya kenaikan gelombang dengan ketinggian 0.135 m di Carik, Lombok Utara pada pukul 18:48 WIB dan Badas, Kabupaten Sumbawa dengan ketinggian 0.100 m pada pukul 18.54 WIB.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono yang dihubungi sebelumnya, menyatakan status Lombok "Waspada" pascagempa.
Status Waspada berarti tinggi gelombang kurang dari 50 cm. Meski peringatan dini tsunami telah dinyatakan berakhir, BMKG tetap memantau perkembangan dan gempa susulan sambil meminta agar warga tetap waspada.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
