BBM Diumumkan Naik Tengah Malam, Ini Kata MPR
Anonymous
Jakarta
RILISID, Jakarta — Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengatakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) adalah keputusan menyedihkan yang dilakukan pemerintah.
"Lagi-lagi pemerintah mengambil keputusan ketika tidak ada penjelasan, apa yang menyebabkan BBM itu naik," kata dia di Jakarta pada Kamis (7/5/2018).
"Tiba-tiba masyarakat menerima kenyataan bahwa ketika akan bayar BBM yang diperlukan merasa uangnya kurang, karena harga satuan per liternya naik. Ini kan sesuatu yang mengagetkan karena disampaikan tengah malam,” kata Muzani.
Karena tidak ada penjelasan sama sekali dari pemerintah, menurutny, ini adalah sikap tidak jujur. Juga, membenani Pertamina sendiri yang saat ini harus harus menanggung biaya.
"Sehingga rakyat jadi beban, rakyat menjadi korban dari keputusan pemerintah ini. Akibat dari kenaikan BBM ini, tentu saja rakyat menjadi susah," kata Sekjen Gerindra itu.
Disamping itu, pemerintah juga tidak pernah berkomunikasi dengan DPR perihal kenaikan harga BBM tersebut.
"Meskipun adalah hak pemerintah membuat keputusan. Ini tentu disayangkan sekali karena tidak berkomunikasi dengan DPR," sebut Muzani.
Tahun 2018 saja, pemerintah telah tiga kali menaikkan harga BBM. Kenaikan harga BBM itu selalu dilakukan tengah malam tanpa ada penjelasan kepada masyarakat.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
