Aplaus! Realisasi Pendapatan Pesawaran Rp1,275 Triliun
Darmansyah Kiki
Pesawaran
RILISID, Pesawaran — Realisasi pendapatan daerah Pesawaran tahun 2020 tercapai Rp1,275 triliun atau 96,34 persen dari target Rp1,323 triliun.
”Ini bersumber dari pendapatan asli daerah, pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan yang sah,” terang Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona.
Hal ini ia sampaikan dalam Rapat Raripurna Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020, Rabu (2/6/2021).
Dari pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tersebar di beberapa OPD, terealisasi Rp72,158 miliar atau 93,04 persen dari target Rp77,560 miliar.
Realisasi PAD ini meliputi pajak daerah Rp29,123 miliar, retribusi daerah Rp12,192 miliar, pendapatan pengelolaan kekayaan daerah Rp1,602 miliar, dan lain-lain PAD yang sah Rp29,239 miliar.
Dari pengelolaan pendapatan transfer yang meliputi dana perimbangan dari pemerintah pusat dan transfer dari pemerintah provinsi terealisasi Rp1,145 triliun atau 97,07 persen dari anggaran target Rp1,179 triliun.
Sedangkan dari pengelolaan Lain-lain pendapatan yang sah terealisasi Rp57,858 miliar atau 87,12 persen dari target Rp66,409 miliar.
Sementara, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan BPK RI diperoleh realisasi belanja daerah dan transfer tahun anggaran 2020 Rp1,275 triliun atau sebesar 95,62 persen dari target Rp1,334 triliun.
Ini meliputi belanja operasional, belanja modal, belanja tak terduga, dan belanja transfer.
Belanja operasional terealisasi Rp853,592 miliar atau 96,38 persen dari anggaran Rp885,651 miliar. Realisasi tersebut meliputi belanja pegawai Rp554,188 miliar, belanja barang dan jasa Rp248,793 miliar, dan belanja hibah Rp60,611 miliar.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
