ASN Mesuji Kedapatan Mangkir, Sekkab: Laporkan Saya!
Juan Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Peringatan keras kepada Aparat Sipil Negara (ASN) Kabupaten Mesuji tidak main-main. Siapa yang meninggalkan Mesuji pasti ditindak tegas.
Hal itu kembali diungkapkan Pj. Sekkab Mesuji Edyson Basid melalui telepon seluler (ponsel), Senin (13/4/2020).
Edyson kembali menegaskan tentang disiplin pegawai di lingkup Pemda Mesuji selama pandemi Covid-19 terjadi.
"Itu kan sudah di-warning bupati. Sudah saya ingatkan juga ke semua pegawai. Jangan ada yang meninggalkan Mesuji, semua tetap ditempat," ujarnya.
Itu sebabnya, lanjut Edyson, absen berbasis aplikasi WhatsApp (WA) sudah berfungsi selama bekerja dari rumah (work from home).
"Kita sudah pakai absen dengan share location di WA. Itu real time. Selama 8 jam termonitor. Jadi, tidak mungkin mau meleset," klaimnya.
Disinggung adanya pegawai yang sedang berada di Kota Metro, Edyson tidak membantahnya.
"Oh, itu memang sudah pindah. Sedang proses. Tapi harusnya masih tetap di Mesuji sampai SK pindahnya di tandatangani," ujarnya.
Dia pun meminta bantuan kepada media massa untuk menjadi kontrol sosial di lapangan.
"Kalau teman-teman menemukan ada ASN keliaran di luar Mesuji, bukan karena tugas, laporkan saya. Segera. Pasti kena tindak," pintanya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
