200 Angkot di Bandar Lampung Masuk Uji Coba Kelayakan Trayek
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Sejak 2024, Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung menghentikan trayek resmi untuk angkutan kota (Angkot).
Akan tetapi, pihaknya memberikan waktu uji coba kepada pemilik dan driver angkot untuk bisa memperbaiki kendaraan masing-masing.
Hal ini dilakukan, memastikan seluruh mobil angkot dapat mematuhi persyaratan dan layak untuk jalan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandar Lampung Socrat Pringgodanu mengatakan, salah satu syarat untuk menghidupkan kembali transportasi umum seperti Angkot yakni mesin mobil harus pembuatan tahun baru.
"Nah mereka belum sanggup, jadi tidak bisa kita ajukan untuk menghidupkan trayek resmi kembali," ujarnya.
Socrat mengungkapkan, saat ini seluruh angkot yang berjumlah kurang lebih 200 kendaraan masih dalam tahap percobaan.
Dimasa percobaan ini, pemilik maupun driver diberi kesempatan untuk menghitung berapa pendapatan mereka, apakah bisa memenuhi persyaratan atau tidak.
"Kalau mereka mau kembali masuk trayek yah silahkan penuhi persyaratan," katanya.
Meski begitu, Dishub masih mendata jumlah angkot yang masih beroperasi di masa uji coba ini. Total ada 200 angkot yang terbagi di 12 trayek.
Ditanya soal banyaknya kondisi angkot yang kurang layak dari segi kenyamanan kendaraan. Socrat menjelaskan itu juga yang menjadi keluhan para driver dan pemilik angkot.
Angkot Bandar Lampung
Dishub Bandar Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
