10 Ribu Santri Tasikmalaya Sambut Long March Laskar Santri Cak Imin Cawapres 2019
Anonymous
Tasikmalaya
Kiai Abdul Aziz menegaskan, aksi long march tersebut merupakan fakta bahwa masyarakat khusunya kalangan pesantren begitu antusias dan berharap Cak Imin menjadi Cawapres 2019 pendamping Joko Widodo (Jokowi).
"Aksi ini untuk menjadi referensi dan jadi keputusan Bapak Presiden (Joko Widodo) agar bisa bergandengan dengan Muhimin Iskandar," tegas KH Abdul Aziz.
"Dan long march ini semata murni dari kesepahaman, kesepakatan dan keinginan bersama masyarakat Indonesia khusunya di Priangan Timur bahwa Cak Imin layak menjadi Cawapres," sambungnya.
Sementara KH Diding Darul Falah mengtkn bahwa pihaknya sangat mendukung serta mengapresiasi aksi long march santri tersebut. Terlebih pondok pesantrennya pernah dikunjungi Cak Imin, sehingga paham betul akan program-program kerjanya.
"Saya sangat mendukung ke panglima santri ini supaya jadi cawapres. Saya tidak berubah, mendukung Jokowi jadi Presiden, Cak Imin jadi wapresnya," tegasnya.
Sebelumnya juga, Pimpinan Ponnpes Miftahul Huda Al-Azhar Banjar, KH.Munawwir Abdurohim mengatakan saat ini momentumnya santri untuk memimpin dan itu repersentasinya ada pada Muhaimin Iskandar selaku panglima santri.
"Ini perjuangan kaum santri, kami berharap Cak Imin bisa berpasangan dengan Pak Jokowi di Pilpres 2019 mendatang," ujarnya.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
