Resmi! Lampung–Banten Daftar Jadi Tuan Rumah PON 2032
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Masih ada persyaratan penting yang harus segera dipenuhi, yaitu surat dukungan tertulis dari gubernur dan ketua DPRD masing-masing provinsi.
“Dukungan itu harus dinyatakan secara tertulis, meskipun secara lisan para gubernur dan ketua DPRD Lampung sudah menyampaikan komitmennya. Selain itu MoU kedua daerah juga harus diperbarui. Kami juga masih harus menyerahkan uang jaminan sebesar Rp7 miliar yang ditanggung bersama, jadi Lampung menyiapkan Rp3,5 miliar. Batas akhirnya 1 Mei 2026,” kata Riagus.
Ia mengungkapkan adanya kemungkinan Lampung–Banten ditunjuk sebagai tuan rumah PON 2028 jika NTB–NTT selaku tuan rumah yang telah ditetapkan tidak mampu memenuhi syarat sampai batas waktu.
“Risikonya, kita juga harus siap jika diminta mengambil alih PON 2028. Semua bergantung pada penilaian tim penjaringan KONI Pusat saat visitasi. Kami berharap dukungan masyarakat Lampung agar seluruh proses ini berjalan sukses,” tutup Riagus. (*)
PON Lampung
PON 2032
PON ke 23
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
