Cetak Sejarah! Tim Tenis Meja Lampung Raih Medali Emas dan Perunggu di POPNas XVII
Tampan Fernando
Bandar Lampung
Sebelumnya, tim beregu putra Lampung juga meraih medali perunggu setelah kalah 1–3 dari tuan rumah DKI Jakarta.
Namun di nomor ganda, Braydon dan Alghifari berhasil melakukan revans manis, menumbangkan pasangan tuan rumah dengan skor akhir 3–2.
Drama Lima Set di Final
Pertandingan final berlangsung dramatis. Lampung sempat tertinggal 0–2 setelah kalah tipis 9–11 di set pertama dan 12–14 di set kedua. Namun, semangat juang luar biasa membuat mereka bangkit di set ketiga dan menang 18–16.
Momentum kebangkitan itu berlanjut di set keempat. Dengan permainan agresif dan fokus tinggi, Braydon dan Alghifari merebut set keempat 11–7, memaksa laga berlanjut hingga set penentuan.
Pada set kelima, mental pemain DKI Jakarta mulai goyah. Ganda Lampung terus menekan dan akhirnya memastikan kemenangan setelah unggul 11–7.
Skor akhir 3–2 untuk Lampung, sekaligus mengukir sejarah emas pertama Lampung di POPNas cabang tenis meja.
Cabang olahraga tenis meja pertama kali dipertandingkan di POPNas tahun 1995 dan rutin digelar hingga 2017.
Setelah absen pada edisi 2019 dan 2023, tahun 2025 menjadi ajang kebangkitan cabang ini — dan Lampung berhasil mencatatkan sejarah manis di dalamnya.(*)
POPNas 2025
tenis meja Lampung
pekan olahraga pelajar
KONI Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
