Frekuensi Letusan Krakatau Meningkat, 320 Kali dalam 18 Jam
Anonymous
Bandarlampung
Tremor menerus juga terekam dengan amplitudo 3-33 mm, dominan 20 mm.
Pihaknya juga mencatat pada pukul 12.00-18.00 letusan sebanyak 93 kali kejadian dengan amplitudo 40-47 mm, durasi 40-126 detik.
Kegempaan tremor menerus juga terekam alat dengan amplituda 3-30 mm, dominan 20 mm.
Andi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak termakan hoaks yang disebarkan oleh pihak tidak bertanggungjawab.
"Jangan mudah percaya dengan info dari sumber tidak jelas. Radius larangan mendekat GAK yakni dua kilometer dari kawah gunung," tandasnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
