Prioritaskan Rakyat agar Lampung Berjaya

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Bandarlampung

13 September 2021 09:12 WIB
Perspektif | Rilis ID
Nick Kurniawan Rozali, S.A.B., M.M (Alumni HMI Komsospol Unila). Ilustrasi: Kalbi Rikardo
Rilis ID
Nick Kurniawan Rozali, S.A.B., M.M (Alumni HMI Komsospol Unila). Ilustrasi: Kalbi Rikardo

Tiga LU yang memicu pertumbuhan yakni pertanian, kehutanan, dan perikanan yang tumbuh sebesar 0,31 persen (yoy).

Lalu, LU industri pengolahan tumbuh sebesar 7,69 persen (yoy) dan LU perdagangan besar dan eceran, dan reparasi mobil dan sepeda motor yang tumbuh paling tinggi dan signifikan sebesar 13,30 persen (yoy).

Penulis sangat mensyukuri keberhasilan pertumbuhan dari LU industri pengolahan. Karena, peningkatan tersebut tercermin dengan kenaikan realisasi impor bahan baku untuk industri, yang cukup menggambarkan roda perekonomian mulai pulih dan berjalan dengan baik.

Pertumbuhan siginifikan dari LU perdagangan besar dan eceran, serta reparasi mobil dan sepeda motor, tidak lepas dari faktor program insentif PPnBM mobil yang berlaku hingga 31 Agustus 2021.

Selain itu, ketentuan uang muka kredit pembiayaan kendaraan bermotor 0 persen, yang berhasil mengerek konsumsi belanja kalangan kelas menengah di Lampung.

Namun tetap perlu diingat bahwa insentif yang bersifat sementara tersebut juga berpotensi tidak membawa efek pertumbuhan yang berkelanjutan apabila kondisi daya beli masyarakat belum pulih secara merata.

LU pertanian, kehutanan, dan perikanan adalah yang paling penting. Selain sebagai penyokong terbesar dari PDRB yang mencapai 30,55 persen, penyokong serapan tenaga kerja mayoritas atau sebanyak 45,81 persen pekerjaan masyarakat di sektor pertanian.

Mengapa sektor ini hanya tumbuh 0,31 persen dari triwulan I 2021 yang terkontraksi -1,73 persen? Ini adalah pertanyaan yang sangat sulit penulis jawab dan cari tahu karena mungkin penulis bukan seorang petani.

Kondisi Nilai Tukar Petani (NTP) mengalami peningkatan dari 97,05 menjadi 99,79 yang mengindikasikan pendapatan petani meningkat.

Namun peningkatan tersebut tidak berlaku kepada sub LU tanaman padi, palawija, dan holtikultura yang malah mengalami penurunan.

Menampilkan halaman 2 dari 5

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya