Ngopi di Hari Jumat
lampung@rilis.id
Buah tangan yang dibawa oleh para pengunjung yang datang ke Provinsi Lampung adalah kopi. Pengenalan kopi yang terus dilakukan diperkuat oleh pemerintah dengan mengeluarkan kebijakan Gubernur Lampung tentang minum kopi di hari Jumat.
Dampak terlihat cukup signifikan, terlihat bertumbuhan kedai-kedai minum kopi yang ternyata tidak hanya di hari Jumat saja melainkan tiada hari tanpa kopi.
Secara ekonomi, peningkatan pemesanan minum kopi meningkatkan penjualan kopi, sehingga sentra-sentra penjualan kopi meraup keuntungan yang terus bertambah.
Hal itu tentu terus berdampak secara multiplier, penjualan tidak hanya kopi, tetapi merambah pada hal-hal lain. Banyak kedai kopi yang juga berdampingan dengan penjual Tapis, pakaian, dan lain-lain.
Berlaku teori demand supply, di mana ketika permintaan akan kopi meningkat maka pasar sentra kopi akan tumbuh.
Dan, ketika terus meningkatnya permintaan kopi maka produsen akan terus berupaya memenuhi kebutuhan pasar tersebut. Berakibat pada petani kopi yang terus meningkatkan mutu kopi, membutuhkan pupuk, dan seterusnya.
Seorang konsumen ketika membelanjakan uangnya untuk membeli barang ataupun jasa yang dinilai adalah kepuasan konsumen. Ketika kepuasan dimiliki oleh konsumen maka barang tersebut akan sangat diterima oleh masyarakat.
Sementara produsen selalu mengharapkan keuntungan yang lebih dari penjualan barang produksinya.
Semakin bertambahnya laba maka produsen akan melakukan perluasan pasar, sehingga laba akan terus bertambah. Dan penyerapan faktor-faktor produksi akan semakin besar pula.
Diperlukan tenaga kerja yang banyak, diperlukan bahan mentah yang akan diolah, diperlukan inovasi baru dalam mengolah minuman kopi sehingga terus diminati oleh masyarakat.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
