Disiplin adalah Kunci
Juan Situmeang
Mesuji
RILISID, Mesuji — Disiplin adalah kunci bagi banyak pintu kata Zero Dean, penulis dari Negara Paman Sam.
Kata dari bahasa latin yakni discere atau disciplina itu, secara sederhana artinya adalah belajar. Kemudian lebih jauh menjadi pengajaran atau pelatihan.
Dalam perkembangannya disiplin menjadi suatu bentuk tindakan mematuhi dan melakukan sesuatu sesuai dengan nilai-nilai dan aturan yang dipercaya merupakan tanggungjawabnya.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) juga, salah satu pengertian disiplin adalah ketaatan (kepatuhan) kepada peraturan (tata tertib dan sebagainya).
Kata disiplin ini menjadi akrab di telinga, khususnya di Kabupaten Mesuji dalam 50 hari terakhir. Hal itu sejak kedatangan Penjabat Bupati Mesuji, Sulpakar ke Bumi Ragam Begawi Caram itu.
Semua hal yang sudah menjadi kebiasaan dan lumrah khususnya di kalangan abdi negara atau Pegawai Negeri Sipil di kabupaten itu berbalik 180 derajat.
Pemandangan yang sebelumnya sudah menjadi habbit di lingkup Pemkab setempat, seperti datang ke kantor terlambat saat jam kerja dan pulang lebih cepat dari waktu yang ditentukan, kini sudah tidak terlihat lagi. Tiba-tiba semua menjadi normal.
Begitu juga dengan lingkungan kantor. Biasanya beberapa kantor dihiasi dengan sawang (sarang laba-laba) di tiap sudut atap plapon.
Bahkan di salah satu kantor ada deretan piala penuh debu dan sawang tetap dipajang di ruang tamu. Seperti sengaja untuk menyambut tamu yang datang. Syukurlah sekarang suguhan “menarik” itu menghilang.
Tidak berhenti sampai di situ, lingkungan halaman kantor juga saat ini sudah mulai enak dilihat. Rumput-rumput mulai tertata.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
