Corona Pilkada
Wirahadikusumah
Bandarlampung
”Iya Wir, kalau begini, pemerintah seakan tak peka melihat kondisi yang terjadi saat ini?” sesalnya.
Dana pilkada itu juga menurutnya bisa digunakan untuk pemulihan ekonomi bangsa. Karena saat ini, beban masyarakat semakin sulit. Akibat wabah virus corona ini.
”Tanpa pilkada, pemerintahan masih bisa jalan kok!” sesalnya lagi.
Saya ikut menimpali perkataannya.
”Iya bang, lagi pula, Desember 2020 ke tahun 2021 itu sebentar sekali,” timpal saya.
Bang Dedi kembali mengungkapkan penyesalannya. Ia mengatakan, dalam kondisi seperti ini, sangat tidak relevan berbicara mengenai pesta demokrasi.
”Patut diingat! Jantung demokrasi itu bagaimana masyarakatnya sejahtera. Pesta demokrasi tidak akan bermakna, jika ancaman untuk manusia begitu nyata di depan mata,” ucapnya.
Usai menutup telepon Bang Dedi. Saya pun berharap dalam hati. Agar Presiden Jokowi membatalkan kesepakatan itu. Dan memutuskan pilkada digelar tahun depan.
Sebab, tak elok rasanya, ada pesta demokrasi di tengah pandemi.(Wirahadikusumah)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
