Rumah Korban Longsor di Gedong Air Kini Berdiri Kembali, Diresmikan Kapolresta dan Wali Kota
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Haru dan syukur mewarnai peresmian rumah baru milik keluarga almarhum pasangan suami istri korban tanah longsor di Kelurahan Gedong Air, Tanjung Karang Barat, Senin (30/6/2025).
Rumah sederhana seluas 40 meter persegi itu kini kembali berdiri kokoh di atas reruntuhan duka, berkat program bedah rumah hasil kolaborasi Polresta Bandar Lampung, Simpur Center, dan Chandra Peduli.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, bersama Wali Kota Eva Dwiana dan jajaran terkait, meresmikan rumah tersebut dalam sebuah seremoni penuh kehangatan.
Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita, disaksikan keluarga korban, warga setempat, serta perwakilan lembaga yang turut berkontribusi dalam pembangunan.
“Ini bukan sekadar bangunan, tapi harapan baru. Kami ingin anak-anak almarhum memiliki tempat yang layak dan aman untuk melanjutkan hidup,” ujar Kapolresta Alfret Tilukay.
“Program ini menjadi bagian dari bakti sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-79. Semoga rumah ini membawa kebahagiaan dan kekuatan baru bagi keluarga yang ditinggalkan,” tambahnya.
Rumah tersebut dibangun selama dua bulan dengan melibatkan personel Polresta, Bhabinkamtibmas, serta gotong royong warga sekitar.
Meski sederhana, rumah itu dirancang layak huni, terdiri dari ruang tamu, dua kamar tidur, dapur, dan kamar mandi.
Kapolresta juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan menjaga lingkungan, khususnya di kawasan rawan bencana.
“Kita harus saling menguatkan. Musibah longsor kemarin menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan, terutama saat musim hujan.”
bedah rumah
bedah rumah Lampung
Pemkot Bandar Lampung
bantuan bedah rumah
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
