Kemah Sastra 2026, Arman AZ: Hindari Berpanjang Kisah
Gueade
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Kemah Sastra 2026 hari kedua, menghadirkan cerpenis dan peneliti kebudayaan Arman AZ di Villa Dangau Kedaung, Selasa 7 April 2026.
Kegiatan yang didukung Indonesiana dan LPDP ini diikuti 20 peserta dari kota/kabupaten se-Provinsi Lampung.
Sesi bedah karya hasil lomba cipta sastra ini dimoderatori Diah Rizky Nur Kalifah.
Pada kesempatan itu, Arman mengatakan karya-karya cerpen cenderung memanjang-manjangkan kisah.
Sehingga, terkesan seperti membaca biografi dan tentu ini melelahkan pembaca.
Ia berpesan agar penulis cerpen memiliki kesadaran bernarasi yang tidak berpanjang-panjang dalam mengisahkan ceritanya.
“Sehingga cerpen menjadi padat, dan pembaca pun tak lelah,” katanya.
Arman juga membedah secara detail karya-karya cerpen hasil lomba semi final secara offline di depan dewan juri pada 16 Maret 2026 di Lamban Sastra Isbedy.
Dia berharap dari perbincangan membedah karya ini, peserta akan kembali membaca ulang lalu mengedit dan merevisi.
"Hasil terbaiknya adalah cerpen yang bagus dan jadi," ujarnya.
Kemah Sastra 2026
Lomba Cipta Puisi
Cerpen
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
