Kemah Sastra 2026, Ari Pahala: Puisi Upaya Menjumpai-Dijumpai
Gueade
Bandar Lampung
Pada kesempatan itu, Ari Pahala juga mengajak peserta melakukan pembacaan karya sastra kemudian menggali pemaknaan dan melihat ruang ambiguitas dalam karya puisi.
Ia mencontohkan pembacaan, salah satunya adalah puisi “Aku Ingin” karya Sapardi Djoko Damono; “Aku ingin mencintaimu dengan sederhana:/dengan kata yang tak sempat diucapkan/kayu kepada api yang menjadikannya abu.
Sementara Fitri Angraini, penanggung jawab Kemah Sastra 2026 yang difasilitasi Kementerian Kebudayaan RI melalui dana Indonesiana mengatakan, Kemah Sastra 2025 sudah memasuki hari ketiga.
Kegiatan di Villa Dangau Kedaung adalah kelanjutan dari tahap seleksi karya, semilomba 20 peserta untuk mencari juara 1-3 cipta puisi SMA dan mahasiwa, juara cipta cerpen SMA dan mahasiswa, dan cipta sastra (cerpen dan puisi) tingkat SMP.
Selain Ari Pahala Hutabarat dan Arman AZ, pemateri lainnya tentang alih wahana ke bahasa Lampung adalah Yinda Dwi Gustira dan Devin Cumbuan Putri dari akademisi. (*)
Kemah Sastra 2026
Lomba Cipta Puisi
Cerpen
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
