Belum Sejahtera, Begini Kondisi Jurnalis Perempuan Lampung

Gueade

Gueade

Bandar Lampung

15 Februari 2026 11:42 WIB
Humaniora | Rilis ID
Foto istimewa
Rilis ID
Foto istimewa

RILISID, Bandar Lampung — Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung melalui Bidang Gender, Anak, Perempuan, dan Kelompok Marginal merilis hasil pemetaan kondisi kerja jurnalis perempuan di Provinsi Lampung.

Survei dilaksanakan pada 4-25 November 2025 dan diikuti oleh 47 jurnalis perempuan dari berbagai kabupaten/kota di Lampung.

Sebanyak 61,7% responden bertugas di Bandar Lampung dan 12,8% di tingkat provinsi.

Sementara, sisanya tersebar di sejumlah kabupaten/kota seperti Way Kanan, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Lampung Barat, Pringsewu, Tulang Bawang Barat, Tanggamus, dan Metro.

Responden didominasi usia 31–40 tahun (40,4%) dan 21–30 tahun (38,3%). 

Sebagian besar bekerja sebagai reporter/jurnalis (70,2%) dengan pengalaman kerja 1–5 tahun (44,7%). 

Dari sisi status kepegawaian, 57,4% berstatus karyawan tetap, 25,5% kontrak, dan 17% freelance/kontributor.

Sebanyak 57,4% responden telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan 63,8% pernah mengikuti pelatihan jurnalistik berperspektif gender. 

Kebutuhan pelatihan yang paling mendesak meliputi pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam jurnalistik (31,9%), peningkatan kepemimpinan jurnalis perempuan (27,7%), keamanan digital (27,7%), serta pencegahan kekerasan seksual (12,8%).

Sebanyak 51,1% responden bekerja 40–50 jam per minggu, dan 29,8% bekerja lebih dari 50 jam per minggu. Namun, persoalan kesejahteraan masih menjadi tantangan.

Menampilkan halaman 1 dari 3
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

Jurnalis Perempuan

Lampung

AJI

Bandar Lampung

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya