Warga Kota Bandar Lampung Antusias Berburu Takjil
Yudha Priyanda
Bandar Lampung
Deki (32), warga Kemiling, mengaku lebih memilih membeli takjil dibandingkan mengolah sendiri di rumah.
Menurutnya, menghilangkan takjil sudah menjadi rutinitas setiap Ramadhan.
“Lebih suka beli karena praktis. Sudah jadi kebiasaan tiap Ramadhan. Sekalian healing juga sambil nunggu azan magrib,” ujarnya, Kamis (26/2/2026).
Sementara itu, Umar (27) mahasiswa Pacasarjana Universitas Lampung asal Jambi mengatakan, ia kerap membeli takjil di sekitar kampus karena keterbatasan untuk memasak sendiri.
“Saya nyari es buah, gorengan, itu wajib buat buka puasa saya, ini sama kawan-kawan dari rantau juga buka puasa bareng-bareng,” katanya. (*)
Bandar Lampung
Takjil
Ramadhan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
