Satu dari 11 Anak Perempuan Pernah Alami Kekerasan Seksual
Gueade
Bandarlampung
Adapun kekerasan secara fisik, psikologis, dan seksual dapat mengakibatkan empat dampak.
Pertama psikologis seperti malu, sedih, cemas, stress, depresi, panik, hingga ingin bunuh diri.
Kedua fisik semisal tertular penyakit kelamin, kehamilan tak dikehendaki, aborsi, dan melahirkan usia dini.
Ketiga sosial antara lain stigma dari keluarga, masyarakat, dikucilkan, drop out dari sekolah, serta menjadi single parents di usia dini.
Keempat hukum, yakni terlibat proses hukum yang melelahkan dan perceraian.
”Pencegahan di keluarga dapat dilakukan dengan membangun kelekatan sehingga anak merasa disayang, dicintai, didukung, dan dihargai,” ungkap Sukma.
Selain itu, terus dia, keterbukaan dengan berbagi perasaan, keterampilan pemecahan masalah, dan membekali pengetahuan seksual juga dapat mengantisipasi terjadinya kekerasan pada anak.
”Upaya pencegahan di sekolah juga tak kalah penting. Yakni dengan memasukkan materi character building, anti-bullying, kesehatan reproduksi, pergaulan, seksualitas, dan mental health. Termasuk prosedur saat mereka butuh pertolongan,” pungkas Sukma. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
