Keliling Jual Kerupuk, Perempuan Tunanetra Ingin Anaknya Sekolah
lampung@rilis.id
Metro
RILISID, Metro — Keterbatasan tak menjadikan seorang perempuan penyandang tunanetra, Idawati, putus asa.
Ia tetap semangat mencari rezeki halal dengan berjualan kerupuk.
Dengan tongkat di tangan, ia menyusuri jalan-jalan di Metro, berharap pembeli datang.
Ida –begitu ia akrab disapa, tinggal di dekat Lapangan Hati Kudus, Yosorejo, Metro. Ia berjualan dari pagi sampai lepas magrib.
Pagi hari, Ida biasa berdagang di sekitar Lapangan Hati Kudus dan Tawes.
Selepas asar, ia berjalan menuju Jl. AH Nasution, Yosorejo.
”Bawa kerupuknya banyak, lumayan berat. Jadi ngabisin berapa kerupuk dulu di lapangan dan Jalan Tawes, baru ke depan Toko Delfans Donuts,” kata Ida, Rabu (22/7/2020).
Sehari, Ida membawa 20 kerupuk yang ia ambil dari agen kerupuk.
”Satu bungkus kerupuk harganya Rp20 ribu. Dari agennya Rp18 ribu,” ujar Ida.
Meski keuntungan tak seberapa, istri dari Sudarman ini tetap tabah.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
