Jaga Mutu Perkuliahan, Univ. Saburai Gelar FGD dan Diskusi Online
Gueade
Bandarlampung
Sementara kekurangannya, aktivitas keluarga terganggu, jam kerja tidak teratur, kurang termotivasi, dan biaya listrik serta internet membengkak.
Sementara, Tansri, fokus pada learn from home yang di awal terasa menyenangkan dengan melepaskan kewajiban belajar di kampus.
Namun seiring waktu, perasaan menyenangkan berubah menjadi terbebani dengan tugas, pikiran kurang fokus, terjadi jarak dengan keluarga, kurang termotivasi, dan jenuh.
”Maka kunci utamanya adalah cepat beradaptasi pada perubahan,” paparnya.
Narasumber lainnya, Adelina, mengangkat tema ’Etika Berbahasa dalam Pembelajaran Daring’. Dia menyebut bahasa menunjukkan etika.
”Karenanya penggunaan bahasa perlu diperhatikan karena menunjukkan etika kita dalam berbahasa,” ungkapnya.
Sedangkan Hanindyalaila menekankan pada materi komunikasi dialogis pada proses adaptasi pembelajaran daring.
Diskusi Nusantara
Diskusi Nusantara yang dimoderatori Seriyanti dari STISIP Veteran Palopo dengan tema ’Keresahan Kaum Milenial dalam Menyikapi Pembelajaran Online’ menghadirkan tiga narasumber.
Mereka adalah Muliadi Anangkota dari Universitas Cenderawasih Jayapura; M Fikri Akbar (Universitas Saburai); dan Khairil Fauzan (STIKes Bustanul Ulum Langsa Aceh).
Muliadi mengangkat materi tentang ’Kuliah Online di Masa Pandemi Covid-19 (antara harapan dan kenyataan)’.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
