Empat Tokoh Perempuan Merawat Persatuan di Klinik Santa Maria Metro

lampung@rilis.id

lampung@rilis.id

Metro

25 Desember 2021 20:00 WIB
Humaniora | Rilis ID
Dialog kebangsaan di Klinik Santa Maria, Metro. Foto: Istimewa
Rilis ID
Dialog kebangsaan di Klinik Santa Maria, Metro. Foto: Istimewa

RILISID, Metro — Empat tokoh perempuan hadir dalam dialog kebangsaan di Klinik Santa Maria, Metro, Sabtu (25/12/2021). 

Mereka berbagi keceriaan dan semangat gotong-royong dalam merawat persatuan. 

Keempatnya, anggota DPD RI Jihan Nurlela, anggota DPR RI Ela Nuryamah, Bunda Literasi Kota Metro Silfia Naharani Wahdi, dan anggota DPRD Metro Ancilla Hernani. 

Dalam dialog tersebut, Jihan menilik pada saat awal pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Pada waktu itu, warga menghadapi pandemi Covid-19 dengan semangat gotong-royong.

"Gotong-royong merupakan bagian dari budaya leluhur. Bersatu dalam mengentaskan Covid-19," kata Jihan.

Keberagaman agama, etnis, dan budaya, menurut dia, perlu dijadikan prinsip karena merupakan bagian dari keniscayaan.

Hal itu juga merupakan anugerah dari Tuhan dan sejatinya keberagaman lah yang membuat kesatuan.

"Analoginya seperti beragam alat musik yang dimainkan. Lantunan alat musik yang dipadukan akan menghasilkan musik yang indah," ujar Jihan.

Di kesempatan sama, Ela Nuryamah mengatakan, dirinya dibesarkan dari keluarga NU, yang punya falsafah hidup untuk merawat kebersamaan dalam perbedaan. 

Menampilkan halaman 1 dari 2
Next

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: gueade
Tag :

Klinik Santa Maria

Jihan Nurlela

Ela Nuryamah

Silfia Naharani

Ancilla Hernani

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya