Dosen dan Mahasiswa IIB Darmajaya Ikuti Sosialisasi Kedaireka
lampung@rilis.id
BANDARLAMPUNG
RILISID, BANDARLAMPUNG — Dosen dan mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya mengikuti Sosialisasi Kedaireka dan Matching Fund pada Rabu, (16/12/2020).
Sosialisasi menghadirkan Tim Kerja Akselerasi dan Inovasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia Muhammad Setiawan Sampurna Jaya dan Achmad Aditya, Ph.D. serta Tim Kerja Akselerasi Reka Cipta. Dr. Mahir Bayasut, dan Willy Sakareza, M.Sc., IPM.
Dalam paparannya, M. Setiawan mengajak seluruh dosen untuk mendaftar dalam Kedaulatan Indonesia Reka Cipta (Kedaireka). Menurutnya, Kedaireka menjadi katalog industri dalam produk inovasi kampus.
”Mahasiswa juga mendapatkan pengalaman di luar kampus dengan produk yang diciptakannya,” ujarnya.
Produk apapun menurutnya bisa didaftarkan dalam Kedaireka dengan memenuhi ketentuannya. Ia menerangkan, kampus dapat berkolaborasi dengan dunia industri dengan tantangannya belum ada pemerataan akses untuk kampus berdialog industri. Minimnya informasi terkait produk atau jasa dari kampus yang diketahui oleh industri.
Setiawan menjelaskan, terdapat beberapa keuntungan yang akan didapatkan dalam Kedaireka. Di antaranya katalog inovasi produk kampus yang bisa diakses publik.
”Industri memiliki pilihan solusi terbaik dari 4.700 kampus di Indonesia. Peluang mendapatkan dana hibah untuk proposal kerjasama kampus industri,” bebernya.
Kampus juga, lanjut dia, berkesempatan untuk mendapatkan matching fund total sebesar 250 miliar.
”IIB Darmajaya dapat mengirimkan proposal untuk memecahkan masalah di masyarakat dengan melibatkan mahasiswa untuk perumusan dan perancangan inovasi,” imbuhnya.
Sementara, Wakil Rektor 3 IIB Darmajaya Muprihan Thaib, S.Sos., M.M. mengatakan, Merdeka Belajar Kampus Merdeka merupakan program yang paling banyak ditunggu perguruan tinggi.
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
