Delapan Tahun Lumpuh, Istri Menikah Lagi, Adik Putus Sekolah
Riki Saputra
Pesisir Barat
Tapi, satu bulan tinggal di kebun miliknya bersama istri dan anak, tubu Aman terasa lemas dan kaku,
Kemudian pihak keluarga membawa Aman berobat kembali ke RS Alimudin Umar.
"Proses pengobatan 15 hari, namun tidak ada perkembangan," lanjutnya.
Sejak itulah Aman lumpuh. Berbagai cara telah ia lakukan. Sampai berobat alternatif hingga ke Pulau Jawa. Namun sakitnya tetap tak kunjung membaik.
Kebun yang ia miliki sudah dijual untuk membayar utang biaya berobat dan kebutuhan sehari-hari beserta keperluan sekolah anaknya, Yahya (10), yang masih duduk di kelas 4 SD.
Istrinya semenjak tiga tahun lalu sudah menikah lagi dengan pria lain.
Aman saat ini terbaring lemah di sebuah gubuk hasil swadaya peratin beserta masyarakat setempat. Ia ditemani adiknya, Darman (16) beserta ibunya, Komah (60).
Semenjak Aman sakit, Darman memutuskan berhenti sekolah dan memilih untuk mengurusnya.
Untuk kebutuhan sehari-hari, Darman berkerja sebagai buruh harian ngarit dan panen kelapa sawit dengan upah Rp60 ribu. Itu pun jika ada yang memanggil.
Butuh donasi
warga pemangku sukajadi
gedung cahya kuningan
ngambur
pesibar
menderita lumpuh
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
