Begini Cara Sopir Bus Tayo Bedakan Mahasiswa Baru dan Lama
Anonymous
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Tak hanya mahasiswa, kehadiran bus tayo Universitas Lampung juga punya cerita sendiri di kalangan sopir. Terutama tentang mahasiswa yang 'numpang' di bus yang mereka kendarai.
Satria, salah satu sopir bus menjelaskan sejak diresmikan Oktober lalu, tujuh shutle bus ini memang banyak digunakan mahasiswa.
"Kita biasanya diminta stay dari pukul 06.30 sampai 17.30 WIB dari Senin sampai Jumat. Sabtu dan Minggu libur," jelasnya, Senin (10/12/2018).
Dia menerangkan, jumlah penumpang yang diangkut tak ada batasan seperti angkutan umum lainnya. Meski dua penumpang bus tetap berangkat.
"Biasanya per 10 menit sekali berangkat. Yang ramai itu pagi dan sore," jelasnya.
Disinggung cara membedakan mana mahasiswa baru dan lama, sopir punya cara tersendiri.
"Kalau mahasiswa baru mukanya masih licin-licin, kalau mahasiswa lama kusut nggak karuan, haha,” candanya.
”Yang benar, mahasiswa lama betah berlama-lama di dalam bus. Ikut muter berkali-kali," timpal salah satu sopir yang enggan menyebutkan namanya.
Pria berkumis ini menjelaskan, penggunaan shutle bus memang dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya Unila mengatasi minimnya lahan parkir.
"Parkiran sudah banyak yang penuh. Makanya mahasiswa baru disuruh naik bus ini, yang lama boleh bawa kendaraannya ke dalam seperti biasa," tandasnya. (*)
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
