26 Orang Meninggal, Rektor Unila: Hampir Setiap Hari Kita Kehilangan Civitas Akademika karena Covid-19
Rahmawati
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Lebih dari 900 orang anggota keluarga besar Universitas Lampung (Unila) berdoa bersama untuk 26 civitas akademika Unila yang meninggal dunia selama 2020-2021.
Dipimpin Rektor Unila Prof Karomani, acara yang berlangsung lewat Zoom Meeting ini dimulai tepat pukul 19.45 WIB, Kamis (15/7/2021).
"Unila sedang berduka, hampir setiap hari kita kehilangan civitas akademika karena Covid-19. Kita doakan mereka yang mendahului kita diterima amal baiknya di sisi Allah dan keluarga yang ditinggal diberi kesabaran dan keikhlasan,” tutur Karomani.
Menurutnya, doa bersama untuk mengetuk pintu langit agar terhindar dari Covid-19 yang mengerikan ini serta pandemi segera berakhir.
“Mungkin sepanjang sejarah Unila beban kepemimpinan berat rektor dan jajaran yang ada saat ini betul-betul yang terberat," tutur Karomani.
Berkaca dari duka ini, dia mengimbau seluruh keluarga besar Unila agar mematuhi protokol kesehatan (prokes).
“Menjaga prokes itu ibarat kita sedang berkendara. Kalau kita hati-hati tetapi orang lain tidak maka kecelakaan akan menimpa keduanya. Karena itu disiplin bersama perlu kita wujudkan agar pandemi berakhir," ingatnya.
Berikut ini data 26 almarhum civitas akademika Unila:
1. Ir. Yayuk Nurmiati, M.S.
2. Dr. Ir. Mamat Anwar Pulung, M.Sc.
Unila
Universitas Lampung
doa bersama Unila
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
