Pengakuan Santri di Pesawaran: Tubuh Diikat lalu Dipukuli sampai Kulit Terkelupas

Gueade

Gueade

Pesawaran

6 Januari 2025 19:30 WIB
Hukum | Rilis ID
Ilustrasi: Rilisid Lampung/ Kalbi Rikardo
Rilis ID
Ilustrasi: Rilisid Lampung/ Kalbi Rikardo

RILISID, Pesawaran — Beginilah pengakuan A, santri yang diduga dianiaya oknum pengurus pondok pesantren (ponpes) di Pesawaran. 

Kasus ini telah dilaporkan keluarga santri ini ke Polres Pesawaran pada Sabtu (4/1/2025) sekira pukul 14.00 WIB. 

Diketahui, akibat kejadian ini korban menderita luka memar di area wajah. Mata kirinya juga terlihat bengkak.

Baca Juga:

Selain itu, dalam rekaman video yang beredar terdapat luka di punggung dan kaki korban dengan kondisi kulit terkelupas.

Dari penjelasan korban, tubuhnya sempat diikat sebelum dipukuli. Juga ada tindakan lain yang melukai fisiknya. 

Berdasarkan keterangan korban, penganiayaan karena terjadinya pencurian uang.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik, menjelaskan kepolisian sedang mendalami kasus ini.

"Terlapor berinisial H, yang merupakan oknum pengurus ponpes di Pesawaran," jelas Umi, Senin (6/1/2025). (*)

Menampilkan halaman 1 dari 1

Follow WhatsApp Channel

rilis.id

Dapatkan update berita terbaru setiap hari langsung dari kami.

Editor: RILIS.ID
Tag :

Ponpes

penganiayaan

santri

Pesawaran

"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"

Share
Berita Lainnya