Curi Peralatan Tukang untuk Kebutuhan Hidup, Marbot Masjid Ini Menangis di Hadapan Polisi
Tampan Fernando
Bandar Lampung
“Tersangka bukan residivis, ini perbuatan pertama dengan alasan kekurangan biaya makan sehari-hari,” kata Kapolsek Kemiling.
Ia menyebut tersangka menjual barang curiannya di Facebook menggunakan akun fake. Namun akun itu masih terkoneksi dengan akun aslinya, sehingga bisa terlacak oleh polisi.
“Jadi kita temukan saat itu belum terjual, sehingga utuh saat kita amankan di kediaman tersangka,” jelasnya.
Adapun modus tersangka yaitu dengan mencongkel pintu panglong yang kayunya sudah mulai lapuk dan tidak ada teralis.
Tersangka ternyata sudah mengetahui kondisi di panglong itu karena sudah kenal dan sering nongkrong bersama pemilik panglong.
“Tersangka ini sudah kenal, sering main dan ngopi di tempat itu yang tidak jauh dari kediamannya. Makanya korban juga tidak menyangka kalau yang mengambil barang-barang itu adalah temannya sendiri,” tandasnya. (*)
marbot masjid
pencurian
alat tukang
Polresta Bandar Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
