Curi Peralatan Tukang untuk Kebutuhan Hidup, Marbot Masjid Ini Menangis di Hadapan Polisi
Tampan Fernando
Bandar Lampung
RILISID, Bandar Lampung — Marbot Masjid di Kemiling berinisial R (32) hanya bisa menangis saat dihadirkan dalam ekspose di Mapolresta Bandar Lampung.
Air matanya tidak berhenti saat disorot oleh kamera wartawan. Seolah jadi bukti penyesalan akan perbuatannya.
Tersangka R ditangkap setelah mencuri 2 karung peralatan tukang senilai Rp15 juta dari panglong kayu di Jalan Cik Ditiro Kemiling.
Ia mengaku nekat mencuri barang-barang itu untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Alfret Jacob Tilukay mengatakan kasus ini bermula dari laporan korban, S pada 9 Mei 2025.
Polisi lalu melakukan penyelidikan dan akhirnya terungkap mesin tukang itu dicuri R dan dijual secara online di market place Facebook.
Mesin tukang itu dicuri dari panglong kayu yang tidak jauh dari masjid tempat dia berkegiatan sehari-hari.
“Berdasarkan hasil penyidikan akhirnya tersangka berhasil diamankan beserta barang yang dicuri, yaitu 3 mesin sugu, 3 mesin profil dan 5 mesin router,” kata Kombes Alfret.
“Tersangka kita kenakan pasal 363 dengan ancaman 7 tahun penjara,” tandasnya.
Kapolsek Kemiling Iptu R. Ayu Miya Ratuh mengatakan, selain jadi marbot masjid, tersangka juga bekerja sebagai buruh harian lepas.
marbot masjid
pencurian
alat tukang
Polresta Bandar Lampung
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
