Soal Kematian Siswa SPN Kemiling, Polda Tunggu Hasil Autopsi
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Masih soal misteri kematian siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) Kemiling, Polda Lampung, Advent Pratama Telambauna, Selasa (15/8/2023) lalu.
Pihak Polda Lampung telah menjelaskan penyebab kematian Pratama karena kelelahan pasca pembinaan fisik (baca: Selesai Pembinaan Fisik, Siswa SPN Kemiling Meninggal Dunia).
Meski begitu, Polda tetap membuka diri jika ada informasi lainnya. Terutama, hasil autopsi dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Hi Adam Malik, Medan.
Sebab, pihak keluarga menduga Pratama meninggal karena menjadi korban kekerasan.
Hal ini didasarkan penemuan sejumlah luka pada tubuh siswa sekolah bintara (seba) itu (baca: Keluarga Kaget! Banyak Luka di Tubuh Siswa SPN Kemiling yang Meninggal).
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadilah Astutik, menyatakan kepolisian sangat terbuka atas informasi apapun yang berguna bagi penyelidikan.
Saat ini, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Lampung turun tangan untuk melakukan penelusuran.
"Kami juga menunggu informasi dari keluarga siswa. Hasil penyelidikan nanti akan kami sampaikan," ujarnya, Sabtu (19/8/2023).
Terpisah, paman Pratama yakni Rahmat Telambauna, menjelaskan pihak keluarga melakukan autopsi karena merasa kematian Pratama janggal.
SPN Kemiling
Polda Lampung
siswa SPN meninggal
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
