Sepuluh Pelajar Asal Lamtim Diamankan Polsek Penengahan, Bawa Dua Celurit
Agus Pamintaher
Lampung Selatan
RILISID, Lampung Selatan — Puluhan pelajar dari Lampung Timur (Lamtim), diamankan Polsek Penengahan di jalan lintas timur (Jalintim( di Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan (Lamsel), Sabtu (19/8/2023).
Kapolsek Penengahan Iptu Gobel SH.,MH mewakili Kapolres Lamsel AKBP Yusriandi Yusrin S.Ik.,M.Med.Kom mengatakan, ada 10 pelajar yang diamankan. Mereka dengan erseragam sekolah awalnya berjalan kaki dari Lamtim menuju Menara Siger Bakauheni.
Di tengah perjalanan tepatnya Desa Pematang Pasir, diduga ada salah seorang warga yang meneriaki rombongan para pelajar tersebut. Selanjutnya rombongan pelajar itu mengejar orang yang meneriaki, tetapi malah diserbu warga sekitar.
"Kebetulan tim kami dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Penengahan Aipda Suroso sedang melakukan patroli di wilayah tersebut," ujar Iptu Gobel.
Selanjutnya, dengan dibantu warga setempat mengamankan para pelajar untuk dilakukan pemeriksaan. Hasilnya, ditemukan dua buah senjata tajam jenis celurit.
"Para pelajar kini telah dibawa ke Mapolsek Penengahan untuk didata dan dimintai keterangan. Kami juga sudah menghubungi pihak orang tua mereka untuk segera datang ke Polsek," imbuh Kapolsek.
Kapolsek menambahkan, pihaknya juga menghubungi pihak sekolah untuk diberikan teguran. Selain itu, kepada para orang tua juga diharapkan menjaga dan memantau anak-anaknya.
"Terus terang kami sangat menyayangkan tindakan para pelajar ini, apalagi sampai meresahkan warga," kata Iptu Gobel.
Adapun 10 pelajar tersebut yakni Af (16), Fa (14), Yu (17), Fah (15), Far (15), Aw (17), Nu (16), Di (15), Us (15) dan Gi (14). Semuanya berasal dari SMA dan SMP yang ada di Labuhan Maringgai. (*)
Pelajar
lamtim
diamankan
polsek Penengahan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
