Penyelidikan Dua Kasus Besar di Bandarlampung Tunggu Hasil Puslabfor
Pandu Satria
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Beberapa waktu berlalu, Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Sumatera Selatan belum juga mengumumkan hasil forensik di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP).
TKP pertama adalah cucian mobil yang diduga menjadi tempat penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal.
Cucian yang berlokasi di Jl Imam Bonjol, Kemiling, ini dilalap api sekira pukul 23.30 WIB, Selasa (30/5/2023). Akibatnya, dua orang tewas.
Puslabfor telah mengambil sampel dari tempat itu pada Jumat (2/6/2023).
TKP kedua, Sekolah Islam Az Zahra. Sebanyak tujuh pekerja tewas dalam tragedi lift jatuh di lokasi ini.
Puslabfor mengambil sampel di tempat itu pada Jumat (7/7/2023).
Menurut Kapolresta Bandarlampung, Kombes Ino Harianto, pihaknya hingga kini masih menunggu hasil Puslabfor dari kedua TKP.
"Begitu hasilnya keluar, anggota kami akan segera berangkat ke Sumsel untuk mengambil data tersebut," paparnya, Rabu (26/7/2023).
Setelah menerima hasil Puslabfor, polisi akan kembali mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan gelar perkara.
"Jika sudah ada semua itu, nanti kita sampaikan proses penyelidikan lebih lanjut terkait siapa yang akan menjadi tersangka," sebutnya. (*)
Puslabfor
kebakaran kemiling
sekolah az zahra
lift jatuh
gudang BBM ilegal
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
