Rendi: Pengeroyok Saya Mengaku Kerabat Pejabat dan Oknum Anggota
Sulaiman
Bandarlampung
RILISID, Bandarlampung — Rendi Kurniawan, perawat Puskesmas Kedaton yang mengalami pengeroyokan sejumlah orang, kondisinya kini sudah mulai membaik. Ia pun menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya pada Minggu (4/7/2021) pagi yang naas itu.
Berita Terkait Baca: Sejumlah Orang Aniaya Nakes Puskesmas Kedaton
Menurut Rendi, saat itu pelaku datang untuk meminjam tabung oksigen untuk dibawa pulang. Namun ia menolak dan meminta agar pasien yang membutuhkan oksigen tersebut, langsung dibawa ke Puskemas Kedaton guna mendapatkan perawatan. Pelaku itu justru langsung marah.
"kok kamu ngomongnya gitu nggak sopan, saya ini kerabatnya R (menyebut nama salah satu pejabat di Pemprov Lampung)," ungkap Rendi menirukan omongan pelaku.
Berita Terkait Baca: Pemkot Minta Polisi Usut Kasus Pengeroyokan Nakes Puskesmas Kedaton
Setelah itu, Rendi bahkan diajak berkelahi di luar puskesmas dengan salah seorang yang disebut-sebut sebagai oknum anggota (aparat hukum). Karena menolak, Rendi malah langsung dipukuli.
"Saya berusaha menangkis, tapi dia pikir saya melawan. Bahkan ada rekan pelaku yang mengambil batu untuk mengganjal pintu (untuk membantu memukuli Rendi). Rekan-rekan saya langsung melerai," tuturnya lagi sambil sesekali terlihat menahan sakit.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami sejumlah luka di sejumlah bagian tubuh, khususnya di kepala dan korban mengaku sangat trauma. (*)
#pengeroyokan #perawat #puskesmas
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
