PH Terdakwa Tanggapi Keterangan Saksi soal Kasus Laporan Palsu Hilang Paspor
Adi Herlambang Saputra
Bandarlampung
Selain itu, Shelvia mengakui telah berbohong kepada suaminya dengan mengatakan paspor anak mereka, Ezekiel Gionata Purba, telah dikirim.
"Padahal sebenarnya tidak dikirim karena alasan takut anaknya dibawa ke luar negeri," sambung Sutanto.
Alasan ini juga dipertanyakan oleh Sutanto. Sebab, sesuai akta notaris Nomor 1068 dari notaris Devi Ananji secara jelas menyebutkan kesepakatan untuk membawa anak ke Singapura.
"Singapura merupakan tempat tinggal dia bersama klien kami," paparnya.
Karena itu, Shelvia harusnya tidak dapat mengelak bahwa ia dan kliennya telah mencapai kesepakatan sebelumnya untuk menyerahkan paspor anak kepada Daniel.
"Ini sesuai dengan poin 9 di akta notaris nomor 1068 yang dibuat oleh Devi Ananji di Batam," ucap Sutanto.
Menurutnya, penasihat hukum Shelvia hadir saat pembuatan akta tersebut.
"Ini mematahkan persepsi bahwa beliau seolah-olah dalam tekanan atau terpaksa saat menyetujui akta notaris tersebut," tegasnya.
Sutanto juga menambahkan, selama pemeriksaan saksi fakta, terungkap kesaksian RD Manalu dari Polsek Braja Selebah.
Ia menjelaskan bahwa surat keterangan hilang yang diterbitkan oleh Polsek Braja Selebah adalah tindakan pelayanan yang diberikan kepada setiap warga negara.
Daniel Marshal Purba
Paspor Palsu
Shelvia
PN Sukadana
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
