Klaim Jadi Korban, Terduga Penganiaya Nakes Justru Lapor Balik
Sulaiman
Bandarlampung
“Katanya disana ada dan bisa dibeli. Kondisi Puskesmas Kedaton saat saya sampai sudah tutup. Saya ketok gak ada orang, setelah saya pencet bel baru keluar seorang yang dari buka pintu wajahnya nggak bersahabat,” klaim Awang lagi.
Saat Awang bertanya mengenai tabung oksigen, perawat tersebut menjawab dengan nada tidak bersahabat memintanya untuk menggunakan masker, karena ia tidak memakainya.
Baca Juga: Sejumlah Orang Aniaya Nakes Puskesmas Kedaton
Awang juga mengklaim yang terjadi bukanlah pengeroyokan, melainkan perkelahian antar dirinya dengan perawat tersebut.
“Dia menyerang saya duluan dan tendang muka saya tapi saya tahan dan kena rahang. Tadinya bengkak ini dan sekarang masih sakit. Saya balas pukul juga. Bahkan dia berupaya mengambil batu besar, sementara driver dan adik saya ditahan orang,” ujarnya.
Baca Juga: Kompol Ery Janji Pimpin Langsung Penyelidikan Kasus Penganiayaan Nakes
Saat ditanya ia mencatut nama Kadis Kesehatan Provinsi Lampung Reihana, sebut nama pejabat, dirinya berdalih ia hanya menjelaskan bahwa Reihana sebagai kadiskes pernah mengatakan perawat diminta melayani masyarakat.
“Itu saya hanya menjelaskan saja, tapi dia (Rendi) tidak mau mendengar,” tukasnya. (*)
penganiayaan perawat
puskesmas kedaton
bandar lampung
tabung oksigen
tenaga kesehatan
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas tanpa seizin redaksi"
